18 April 2014

Gelas coating lagi ngetrend, beken barangkali ya? belakangan banyak yang minta untuk di buatkan gelas bening yang langsung dicoating. Saya heran juga ya? apakah nantinya gambarnya masih terlihat jelas?  Ya karena ada order yang demikian, dikerjakan aja, dan yang jelas pasti saya coba juga.


Seperti yang anda lihat diatas, ternyata masih terlihat jelas. Tetapi kertas yang dipakai jangan pakai kertas inkjet atau HVS karena hasilnya tipis sekali. Yang saya pakai kertas sublime ini. 
Cara melapisi coating di gelas atau mug bisa anda pelajari di sini.
Mengapa bisa ngetrend ya? kemungkinan :

23 Februari 2014

Meskipun sudah banyak yang bisa coating mug, tetapi tidak sedikit yang mengerjakannya dengan tidak benar. Disadari atau tidak, akibatnya konsumen akan meninggalkan anda. Karena mungkin anda tidak mengetahui bahwa coatingan anda tidak sempurna. Tidak semua konsumen mengeluhkan hasil pekerjaan anda. Mungkin anda salah satu penerima jasa coating mug, karena anda pertama sudah memakai coating "X" misalnya, anda sudah terbiasa dengan jenis coating tersebut, setelah ada kelainan pada produk coating tersebut, atau anda akan mengganti pemasok lain dengan jenis coating yang lain, anda sudah bingung, atau anda akan mengalami kerusakan, kesalahan yang kadang tidak sedikit korban mug yang anda buat. perlu waktu untuk menyesuaikan dengan cairan coating yang baru.

Ada dua jenis cairan coating yang ada di pasaran;
1. Cairan coating yang memakai pengeras: Cairan coating ini dijual dengan pengerasnya yang merupakan satu paket. Kelemahan dari cairan coating ini, setelah anda mencampur kedua bahan tersebut, anda harus menghabiskan, tidak boleh disimpan. Karena setelah 2-3 jam cairan tersebut akan mengental, dan tidak bisa dipakai lagi.
2. Cairan coating tanpa pengeras: Cairan coating ini tidak menyertakan pengeras, karena memang tidak membutuhkan. Keuntungan cairan jenis ini, bila dalam pemakaian ada kelebihan, sisa nya bisa anda kembalikan ketempatnya semula dicampurkan dengan cairan coating yang belum dipakai. Cara pakai cairan coating ini hanya mencampurkan Thinner A. Bila anda membeli 1 liter cairan coating, campur dengan Thinner A sebanyak 1 liter atau paling banyak 1,5 liter Thinner A. Aduk perlahan sampai merata, baru bisa dipakai.
Yang dibutuhkan untuk coating mug:
1. Mug yang belum dicoating
2. Cairan coating
3. Timba plastik untuk mencampur cairan coating dengan thinner, juga bisa digunakan untuk mencelup mug.
4. Oven yang bisa mencapai 200 derajat Celcius. Bila pengerjaannya sedikit atau masih baru belajar, bisa memakai oven roti yang memiliki penunjukan suhu, atau setting suhu. Cara memakai oven roti bila memakai pengaturan semi atomatis, tinggal geser putaran menunjuk angka 200 derajat celcius. selama suhu belum mencapai yang diminta, lampu indikator akan menyala, bila lampu indikator sudah tidak menyala, berarti suhu sudah mencapai 200 celcius. Masukkan mug yang sudah dicoating selama 25 menit. Keluarkan, masukkan mug yang lain, setelah 25 menit, keluarkan.



Caranya:
Campur cairan coating sesuai petunjuk diatas, ke dalam timba plastik. ambil secukupnya, sisanya masukkan kedalam botol yang tertutup rapat.
Masukkan mug kedalam cairan coating sebatas 2-3 mm dibawah bibir mug. kerjakan perlahan jangan menimbulkan gelembung. Angkat, letakkan diatas plastik yang agak tebal, atau lebih baik menggunakan kawat stainless yang dianyam.
Selama mencelup, hidupkan ovennya, dengan di setting 200 derajat celcius. meskipun masih basah, mug bisa dimasukkan kedalam oven. sesuai petunjuk diatas.
Jenis kesalahan:
1. Setelah di press dengan alat press panas kertas lengket di mug.Kesalahan: suhu atau waktu pemanasan kurang. Solusi: Tambahkan suhu atau waktunya ditambah.
2. Setelah di oven, permukaan mug berwarna coklat. Kesalahan: Suhu terlalu tinggi, atau waktu terlalau lama. Solusi: kurangi suhu, perpendek waktu pemanasan.
3. Coating tidak tahan lama, mudah mengelupas. Kesalahan: Penambahan Thinner pada cairan coating terlalu banyak. Atau jenis thinner yang dipakai tidak cocok. Solusi: kurangi pemakaian Thinner, sesuaikan dengan yang dianjurkan oleh produsennya.
4. Hasil press, gambar terdapat goresan atau ada bagian gambar yang tidak nampak. Kesalahan: waktu mencelup atau memakai system kuas tidak merata. Solusi: lebih teliti waktu mencelup, kuas, atau semprot.
Mengatasi kegagalan pada saat coating atau kegagalan pada waktu mencetak / press:
Ada tiga cara untuk menghapus gagal coating atau gagal cetak:
1. Memakai Paint Remover: Paint Remover bisa anda peroleh di toko cat terdekat, caranya : lapisi semua permukaan mug mengunakan kuas secara merata dan agak tebal, tunggu 5-10 menit sampai lapisan coatingnya melepuh. Setelah itu semprot dengan air atau siram dengan air yang mengalir sambil digosok dengan spon pencuci piring. Ingat bahwa Paint Remover adalah cairan kimia yang keras, hindari bersentuhan dengan kulit. Bila tersentuh, cepat cuci tangan anda. Spon pencuci piring jangan dipakai untuk mencuci piring lagi, karena pastinya beracun.
2. Memakai Thinner A Special: Siapkan wadah plastik untuk menenpatkan Thinner A, celup beberapa mug yang gagal coating atau gagal cetak, tunggu beberapa menit, sampai coating dan hasil cetaknya luntur, sambil digosok dengan kayu yang ujungnya diberi spon.
3. Memakai oven: Cara ini menurut saya paling praktis. Masukkan mug yang gagal kedalam oven ( bukan oven roti) yang bisa mencapai 600 derajat celcius. setelah mencapai suhu tersebut, hentikan pembakaran. Tunggu sampai suhu turun sampai 200C , oven bisa dibuka. Dan mug anda akan kembali seperti semula sebelum dicoating.
Mungkin ada keluhan atau kesalahan yang lain yang tidak saya sebutkan diatas, anda bisa email melalui direct contact. Pertanyaan anda akan dijawab bila anda memakai cairan coating dari multisaranacetak.com

Decal putih digunakan untuk diaplikasikan ke permukaan gelas, dan media gelap lainnya. Dengan menggunakan kertas decal  anda bisa membuatnya dengan mudah. Setelah kertas decal anda cetak melalui printer inkjet  dengan tinta yang saya sarankan disini . Atau dengan printer Laser. Yang biasanya di coating memakai pilox clear, sekarang anda ganti dengan pilox White 102, atau bila anda akan membuat latar belakang yang lain anda bisa juga memakai pilox warna lainnya, tidak hanya warna putih saja. Inilah kelebihan memakai cara ini. Mau background merah, hitam, biru, silver, gold terserah selera anda.
Pada gambar, Kiri: adalah kertas decal setelah di coating dengan pilox putih, Kanan: sebelum di coating.
Cara pakai: Karena Coating berada diatas hasil cetak, pada waktu digeser setelah dimasukkan kedalam air, dan ditempel di media apapun, pemasangannya terbalik, yaitu yang menempel pada media adalah permukaan coating pilox putih tersebut. Pasti ada yang bertanya, mestinya lem pada kertas decal yang membantu merekatkan, kalau ini berarti lemnya terbuang, karena yang nempel coating piloxnya. Betul. lemnya dibuang.



1. Kertas Decal
2. Tinta Printer
3. Lapisan Pilox Putih
4. Media Kaca
Tetapi nempel atau merekatnya bukan tergantung lemnya saja. Tetapi tergantung dari coating juga. Kalau coatingnya keras, daya rekatnya juga kurang lihat artikel sebelumnya.


Setelah saya tempel dan kering, selang beberapa hari saya gores dengan kuku, terutama bagian tepi coating, sangat mudah tergores. Karena itu saya  coba masukkan oven roti pada suhu 150 derajat selama 15 menit, setelah dingin saya gores dengan kuku lagi, lapisan coating udah kuat sekali.
Semoga bermanfaat, jangan percaya tulisan saya, sebelum anda mencobanya sendiri.

22 Februari 2014

Seperti yang pernah saya kemukakan sebelumnya, tinta apa saja yang cocok dengan kertas decal produk keramik88, sebelumnya saya hanya mengetahui dari rekan-rekan yang telah membeli kertas decal. Karena untuk membeli printer dengan beberapa jenis tinta, memerlukan biaya yang tidak sedikit, dan kalau tidak sering dipakai, head printer akan mudah buntu. Untuk mengatasi hal tersebut, power printer tidak boleh mati, dibiarkan standby. Paling tidak seminggu 2 kali dilakukan pencetakan. Lebih sering dipakai, printer tidak akan buntu.
Ok, kembali pada topik yang akan saya bahas, kali ini saya sudah membeli printer yang murah saat ini yaitu printer T13X. Hanya 650 ribuan, tanpa catride dan tanpa tinta. Langsung aja saya isi dengan tinta Art Paper, hanya untuk memastikan saja Kertas Decal bisa dipakai dengan tinta Art Paper.
Dengan tidak sabar, saya mulai menginstall drivernya, mencari gambar yang biasanya sulit, yaitu gambar warna blok. Mulai mencetak, menunggu hasil cetak keluar. Setelah mulai nampak, saya terkejut melihat hasilnya, warna terlihat buram. Seperti foto dibawah ini ( sebelah kiri ), langsung saya jemur di panas matahari, saya tunggu sekitar 20 menit, langsung saya coating dengan pilox clear, setelah gambar tersentuh cairan pilox, gambar mulai nampak terang dan cemerlang. ( sebelah kanan )

Keunggulan tinta Art Paper dibanding tinta Pigmen pada waktu setelah direndam air dan di slide ( geser ) tidak meninggalkan sisa tinta. Sementara tinta pigmen masih ada sisa tinta bila pengeringan kurang sebelum di coating.
Kekurangannya dibanding tinta pigmen, tinta Art Paper ini tidak  cepat kering seperti tinta pigmen. Sehingga menimbulkan bekas roda printer yang kadang menodai gambar. Solusinya roda yang bagian tengah saya lepas dan disimpan ditempat yang aman, supaya bisa dipakai lagi nantinya.
Meskipun tinta pigmen meninggalkan sisa tinta waktu di slide ( digeser) sebetulnya tidak mengganggu, dengan cara waktu digeser, celup lagi sampai sisa tintanya tinggal sedikit, baru di tempel, setelah ditempel dan ditekan dari tengah ketepi pada semua permukaan, selain menghilangkan gelembung udara, juga menghilangkan sisa tinta yang akan keluar dari bawah coating, keluar dan dibersihkan dengan kain lap.
Kesimpulannya, memakai tinta pigmen lebih mudah dari pada tinta Art Paper, terutama pada hasil cetak. Kelebihannya waktu digeser tidak ada sisa tinta seperti layaknya bila memakai printer Laser.
Update
Setelah ada waktu luang saya terpikir untuk mencoba foto yang tadinya saya mengira paling sulit gambar blok, ternyata yang paling sulit adalah mencetak foto. Seperti Tinta sublim, ternyata perlu digosok dengan talc dulu sebelum di print. Bila gambar blog bisa langsung dicetak. Tetapi bila foto perlu digosok dulu dengan bedak talc. Dibawah ini adalah contoh test menggunakan tinta Art Paper.


1. Sebelum digosok dengan talc
2. Setelah digosok talc
3. Setelah di coating pilox warna mulai muncul
Artikel update 12 Agustus 2012: Sekarang tidak perlu digosok Talc dan gambar langsung terlihat terang, hasil lebih bagus dan sempurna, dengan kertas decal khusus Sublime, Art Paper dan Pigment.
Kertas decal untuk Tinta Sublime, Art Paper bisa didapat disini

Wokey, karena masih banyak juga yang belum tahu cara menggunakan kertas decal, saya harap artikel kali ini membuat anda lebih mengerti.
Pertama anda siapkan dulu kertas decal , yang sesuai dengan tinta yang anda miliki. Bila anda tidak memiliki printer dengan tinta yang sesuai, anda bisa menggunakan jasa cetak ( lihat bagian bawah blog ini ).  Jasa cetak melayani terbatas hanya mencetak saja, sedang coating pilox dilakukan oleh pemesan, mengingat sifat pilox yang semakin lama semakin keras dan mudah pecah ketika dicelup air.
Langkah demi langkah penjelasan menggunakan kertas decal  dibawah ini.
Setelah kertas decal di cetak, tutup dengan lapisan ( coating ) saya sarankan memakai Clear Pilox.  Semprotkan pilox dengan jarak kurang lebih 30 cm dari permukaan kertas, dan usahakan letak kertas seperti pada foto dibawah ini, pada ruangan terbuka, yang tidak banyak angin.


Keringkan pada suhu ruangan, selama 1 - 2 jam. Jangan terburu-buru menggunakan Hair dryer atau dijemur dipanas matahari karena akan membuat lapisan pilox mudah sobek ketika dicelup air



Gunting kertas decal pada gambar yang dibutuhkan, jaraknya 2-3 mm dari tepi gambar atau sesuai kebutuhan.

Masukkan kedalam air, permukaan yang ada coatingnya pada bagian atas, kertas yang mudah menyerap air ada pada bagian bawah. Kertas akanb melengkung bila dicelup air, anda bisa meluruskannya, tunggu beberapa saat, sampai keseluruhan lapisan coating bisa digeser ( slide)


Geser sedikit lapisan coating hingga keluar beberapa mm dari kertasdecal.


Tempelkan diatas permukaan mug. Tahan lapisan coating yang telah digeser sedikit dengan jari tangan kiri, tarik kertas decal dengan tangan kanan perlahan sampai terlepas, menempel semua kepermukaan mug.

Geser pada posisi yang tepat.


Ratakan dan hilangkan sisa air dan gelembung yang berada dibawah lapisan coating memakai spon lunak , kaos tangan benang atau sisa kain woll. Setelah dipastikan sisa air dan gelembung tidak terlihat, sekarang anda bisa memakai hairdryer, saya sarankan memakai hair dryer 2000 watt ( yang dipakai di salon potong rambut ) untuk memperoleh hasil yang maksimal atau dimasukkan kedalam oven roti dengan suhu 100-150 derajat selama 10-15 menit.
Semoga bermanfaat, selamat berkarya




Meskipun jamannya booming cetak digital sudah menurun, tetapi saat ini peralatan dan bahan baku cetak digital semakin murah, termasuk cairan untuk coating digital. Apa saja yang bisa di coating? sebetulnya banyak. Tidak hanya Mug keramik, piring keramik, pin, tegel keramik ( ceramic tile ), tetapi juga gelas, kaca, logam dan lainnya.
Asal tahu aja, pemakai mug coating di Jakarta dan kota lainnya kemungkinan memakai bahan baku mug yang dilapis dengan cairan coating produk keramik88 ( hhmm, narsis ya? ). Untuk Jakarta saja setiap bulan saya kirim hampir 1000 liter ( 1 ton ) cairan coating. Mungkin anda tidak percaya? foto dibagian bawah artikel  ini sebagian resi dari pengiriman cairan coating, yang selalu saya nyatakan sebagai minyak cat atau cat pada penerima bagian pengiriman. Kalau saya katakan cairan coating pasti banyak tanya ini dan itu. Lebih baik saya katakan cat pasti mereka udah mengerti.
Cara menggunakan cairan coating bisa anda baca disini


Sekali lagi saya akan menguraikan cara melapis media dengan cairan coating.  Cairan coating ini tidak menggunakan pengeras ( hardener ) atau katalis. Sehingga bila anda memakai sedikit dan akan dipakai dikemudian hari, masih bisa. Meskipun dipakai berbulan kemudian, asal kemasan tertutup rapat.
Yang perlu anda siapkan:
1. Cairan coating
2. Thinner A Special: Thinner ini untuk mencairkan/mengencerkan cairan coating yang kental
3. Timba plastik: untuk tempat cairan coating
4. Saringan halus: untuk menyaring cairan coating supaya hasilnya halus dan bersih. Saringan harus halus benar, saya sarankan memakai kain screen ( kasa ) 90 T. Bukan saringan tepung.
5. Koran dan plastik: untuk tatakan mug setelah di celup
6. Oven untuk roti: untuk memperkuat/ mengeraskan  dan mengeringkan lapisan coating
Campur cairan coating ( 1 liter) dan Thinner A Special ( 1 liter ) atau 1:1. Aduk sampai rata. Masukkan ke wadah timba plastik yang disesuaikan dengan kebutuhan, kalau pemakaian banyak memakai timba plastik yang besar, kalau sedikit pakai timba yang kecil. Masukkan 1 mug kedalamnya sebagai ukuran selanjutnya. Tuang Cairan sebatas 2-3 mm dari bibir mug. Angkat mug, letakkan diatas koran yang sudah anda siapkan. Beri batasan isolasi atau sekotip kertas untuk pembatas tinggi cairan.


Lihat pembatas cairan. Jadi anda bisa langsung masukkan mug kedalamnya tanpa kawatir kurang bawah atau kurang atas. Tetapi selalu perhatikan level cairan jangan terlalu kurang, tambahkan sedikit bila kurang, sebelum memasukkan mug.
Saring cairan ketempat lain yang sudah dipastikan bersih dari debu, setelah pencelupan 20 atau lebih untuk menjaga hasil coating mulus, tidak ada bintik seperti gelembung karena debu, dan kasar. Biasanya terjadi bila mug sebelum dicoating tidak bersih terutama pada bagian bawah mug, lupa dibersihkan dari debu. Menyaring cairan coating juga perlu bila cairan coating akan dipakai setelah penyimpanan beberapa lama.
Cara memasukkan mug kedalam cairan coating yang benar adalah, masukkan secara miring 45 derajat kadalam cairan,  untuk menghindari gelembung dan pada bagian bawah mug bisa tercoating semua. Dan luruskan vertikal setelah sampai pada dasar timba. Setelah itu angkat juga pada posisi miring, sampai tetesan coating sedikit, letakkan pada permukaan koran yang dibawahnya sudah diletakkan plastik agar tidak tembus diatas meja,
Kerjalah pada ruangan yang terbuka, tetapi terlindung dari tiupan angin, karena biasanya debu akan ikutan terbang hinggap pada permukaan mug.
Setelah semua mug selesai di coating, siapkan oven rotinya untuk dipanasi. Bisa juga menyiapkan ketika kita mengerjakan coating, sehingga setelah selesai kita bisa langsung memasukkan mugnya ( cara ini untuk oven roti yang kecil ).
Untuk pemakai oven yang besar, yang volumenya mencapai seratus keatas, setelah selesai coating, mugnya dimasukkan dulu kedalam oven, ditata, baru ditutup dan mulai menghidupkan pemanasnya, setelah 60 menit, atau pada suhu 250 derajat, pemanas dimatikan untu didinginkan, untuk mengambil mugnya keluar. Waktu dan suhu harus disesuai dengan jenis coating yang dipakai, tidak semua jenis coating memerlukan suhu dan waktu yang sama. Cairan coating keramik88 tidak mudah gosong seperti yang sering dikeluhkan beberapa pengguna cairan coating dari produk lain.  Meskipun pada suhu 250 dan waktu yang lebih lama, masih aman2 aja. Dan yang penting, lebih lama, lebih kering pasti lebih kuat.

Foto diatas adalah posisi penataan pada oven roti kecil yang memakai listrik. Hasil yang baik pada oven listrik diatas adalah suhu 200 -250 selama 25 menit. Pakailah kaos tangan untuk memasukkan dan mengeluarkan mug dari oven, tangan saya pernah melepuh karena tidak sengaja memegang mug yang baru keluar dari oven.
Untuk mengetahui jenis kesalahan coating dan penggunaan lebih lengkap lagi anda bisa membuka artikel ini.
Satu liter cairan coating plus 1 liter thinner bisa menghasilkan kurang lebih 400 mug standart. Jasa coating  Rp. 1000,- - Rp. 2000,- bahkan ada yang mematok Rp. 4000,- . Kalau 1 mug Rp. 1000,-, berarti 1 liter bisa menghasilkan Rp. 400.000,-  kalau Rp. 2000,- menghasilkan Rp. 800.000,-  belum dipotong ongkos kerja, dan listrik atau LPG. Dan dipotong harga coatingnya sendiri 1 liter Rp. 110.000,- Bila pengambilan lebih dari 20 liter akan mendapat harga murah.

Selamat, anda sudah bisa mengcoating mug sendiri dan semoga bisa menjadikan penghasilan tambahan untuk keluarga.




Untuk membuat stiker produk pada awal produksi, pasti sulit. Meskipun sekarang banyak percetakan yang murah dan minimal order yang tidak terlalu mencekik, tetapi masih terasa berat juga saya rasakan. Karena produk yang dijual belum tentu banyak peminatnya, atau mungkin banyak saingan dan banyak lagi pertimbangan untuk membuat stiker dalam jumlah banyak.
Karena pertimbangan diatas, saya mencoba membuat sendiri dengan menggunakan kertas stiker bontax. Kertas stiker ini bisa anda dapatkan di toko buku atau toko kertas. Printer yang saya pakai Epson T13, dengan tinta Pigment.  Design yang saya buat adalah design label produk Frosted Glass ( etsa kaca ). Seperti terlihat pada foto dibawah ini.



Kali ini saya tidak menggunakan tinta sublime, karena pengalaman saya, setelah beberapa waktu, gambar akan mengembang, blur atau sudah tidak tajam lagi.
Kertas stiker bontax saya potong pakai cutter ukuran A4. Setelah itu saya cetak dengan setting Plain Paper, Quality Photo. Hasilnya tajam dan bagus. Tetapi setelah saya tunggu 1 jam, akan saya potong kecil, kepegang tangan masih bisa luntur.  Karena itu saya coba semprot pakai pilox clear. Setelah saya tunggu 1 jam, rupanya udah kering.
Saya potong kecil dan saya coba tempelkan. Wow hasilnya lumayan keren. Tajam dan mengkilap.

Dengan cara ini, saya bisa sewaktu-waktu merubah design bila kedepannya kurang sesuai, dan bila sudah pasti dan bisa produksi lebih banyak, baru memakai jasa cetak offset.
Sekian, semoga bermanfaat

Bahan ID Card, ada tiga lembar platik. Yang didepan dan belakang plastik tipis untuk dicetak, sisi yang dicetak adalah sisi yang lebih buram, sedang sisi yang lebih mengkilap adalah lapisan pelindung yang bisa dilepas. Sedang bagian tengah atau dalam, plastik tebal yang berwarna putih. Sebagai bahan percobaan saya adalah plastik tipis untuk bagian depan dan belakang. Sedangkan untuk yang tengah, saya ganti dengan media mug.
Kelebihannya bila dibanding dengan printing mug digital yang memakai coating dan tinta sublime, adalah tidak hanya bisa menggunakan tinta sublime, tetapi semua tinta bisa digunakan seperti tinta art paper, tinta pigment, bahkan tinta dye. Tetapi jangan menggunakan printer laser, karena plastik ini tidak tahan panas, dan bisa merusak printer laser anda.
Kekurangannya terlihat seperti sticker plastik pada bagian tepinya terlihat batasnya dan cukup tebal. kemungkinan lama kelamaan akan buram karena plastik bila digosok terus akan buram.
Cara membuatnya:
Cetak dengan tinta apapun, tetapi saya menganjurkan memakai tinta pigment, karena lebih tahan sinar UV dan gambar tidak mengembang dikemudian hari. Yang dicetak sisi yang buram dengan posisi cetak terbalik atau mirror.
Pastikan betul-betul kering bila akan ditempel di mug, bisa menggunakan hairdryer agar lebih cepat kering. Penempelan di mug sama dengan bila menempelkan kertas sublime pada mug digital. Jadi permukaan yang dicetak menghadap permukaan mug. Pada kedua ujung plastik direkat dengan selotip agar posisi tidak berubah dan mengencangkan plastik menempel di mug.
Masukkan kedalam press mug, setting suhunya. Press mug ada dua macam selama ini yang saya tahu.


Setting suhu pada mesin press ini: klik MODE, turunkan suhunya dengan menekan tombol tanda panah menghadap kiri sampai 200, tombol tanda panah menghadap kekanan adalah tombol untuk menaikkan . tekan tombol MODE lagi, atur suhunya 205 ( karena tidak bisa diturunkan lagi). tekan tombol MODE lagi atur TIMER nya pada angka 10. Dan selanjutnya tekan MODE lagi. kemudian tekan tombol ENTER ( tombol tanda kotak). Tombol ini untuk mengaktifkan timer, sehingga bila suhu dan timer sudah mencapai yang sudah diatur alarm akan berbunyi. Timer sudah aktif ditandai dengan lampu LED yang berkedip-kedip.


Setting suhu pada mesin press ini: klik OK, tampil P1 tunggu sejenak, keluar angka, atur naik/turunkan dengan menekan tombol panah menghadap atas /bawah. Atur menjadi 100. Klik OK lagi, muncul P2 tunggu sejenak, keluar angka penunjuk suhu, atur menjadi 100. klik OK lagi, keluar P3, atur menjadi 10. klik OK lagi kemudian untuk mengaktifkan timer alarm tekan ENTER.
Setelah alarm berbunyi, keluarkan mugnya. lepas kedua selotip, dan lapisan pelindung yang tipis akan terkelupas. bila belum terkelupas, gores dengan kuku supaya plastiknya terkelupas, karena bila tidak dikelupas, gambarnya terlihat buram. Sekarang pekerjaan anda sudah selesai.
Tips
1.Bila hasilnya banyak gelembungnya, berarti terlalu panas, kurangi suhunya. Tetapi bila sudah terjadi banyak gelembungnya, perlahan gosok dengan kain lap perlahan keseluruh permukaan pada waktu mugnya masih panas. Tidak perlu terlalu ditekan, perlahan bila mulai dingin gelembungnya akan mengempes atau merata kembali.
2. Hasil cetak akan mempunyai tektur seperti foto dof, tidak mengkilap. Untuk menghasilkan yang mengkilap, setelah platik id card dipasang di mug, lapisi lagi dengan kertas sublim. Supaya tektur dof yang dihasilkan dari tektur mesin press tidak nampak. Karena pada waktu pemanasan, plastik ID Card akan melunak, tektur apapun ikut tercetak disana.
Semoga berguna dan bermanfaat untuk anda. Bila anda masih tidak mengerti harap email saya.

Peralatan makan keramik dirumah anda, dihiasi dengan dekorasi gambar bunga, ornamen, yang selama ini tidak terpikirkan bagaimana cara membuat dekorasi di keramik dan gelas peralatan makan dan juga keramik, gelas promosi yang anda dapatkan dari hadiah produk tertentu.
Kali ini yang saya bahas bukan cetak digital atau cetak menggunakan printer yang hasilnya tidak tahan gores, dan tentunya tidak tahan lama, terutama yang tiap harinya dipakai. Cetak sablon keramik dan gelas dengan kertas decal ini menghasilkan cetakan yang tahan gores meskipun dipakai setiap hari, sampai bertahun-tahun lamanya, bahkan bisa berabad lamanya. Kekurangannya dibanding dengan cetak digital adalah foto atau gambar yang dihasilkan merupakan titik atau garis seperti gambar di koran, kerapatan titiknya diukur dengan satuan lpi. Serta tidak bisa menerima pemesanan dalam jumlah satuan, karena biayanya yang besar, dan anda harus mengerti teknik cetak sablon ( jangan takut dulu, sablon itu gampang ).
Yang perlu anda siapkan:
1. Tungku/Kiln/oven yang bisa mencapai suhu 650 derajat.
2. Kertas decal Tulis Russell
3. Bubuk Warna untuk suhu 580-620 C
4. Medium
5. Film Solution/Covercoat
6. Peralatan Sablon
Sebelum saya melanjutkan artikel ini, anda bisa mempelajari dulu artikel sebelumnya, waktu itu saya menulis istilah kertas decal dengan transfer paper, sebetulnya sama. Karena dahulu saya menyebutnya transfer paper. Anda bisa mempelajari dulu artikelnya, klik disini.


Usaha Sablon kaos, piring, keramik dinding Digital masih bisa dikembangkan dan sudah banyak yang membuka usaha sampingan dirumah dari berbagai profesi. Dengan modal yang tidak begitu besar, anda bisa membuka usaha sampingan dirumah. dengan untung yang lumayan besar, bisa mencapai untung 100% bahkan lebih, dengan modal keahlian yang mengolah gambar, dan sedikit kreatifitas anda, menggunakan perangkat lunak Photoshop. Belum bisa Photoshop? Gampang!! banyak buku dan pelajaran gratis di dunia maya.
Berapa modal yang dibutuhkan? dan siapa yang membutuhkan produk anda? Bagaimana cara memasarkannya? ini yang perlu  anda pertimbangkan.
Perkiraan Modal yang dibutuhkan ( minimal )
1. Komputer atau Laptop. ( sekitar 4 juta )  Kalau udah ada, abaikan.
2. Press T-Shirt  Simple Swing Heat Press harga lihat disini
3. Printer Epson T13 x Rp. 650.000,- + infuse dan catride  Rp. 85.000,- + 4 warna sublime Rp. 440.000,-
4. Ceramic Tiles ( keramik dinding atau lantai ) yang sudah coating  sekitar  Rp. 6000,-/pcs
5. Kaos TC/PE sekitar Rp. 10.000,- s/d Rp. 15.000,-/pcs
6. Piring keramik  ( bervariasi harganya tergantung ukuran ) yang sudah di coating
Siapa yang membutuhkan produk anda?
Produk T-shirt sangat banyak yang membutuhkan, anda harus jeli melihat event ( peristiwa) disekeliling anda. Misalnya ada pertandingan sepak bola, teman ulang tahun, promosi produk perusahaan anda, teman. Event sekolah, promo ketempat pariwisata, kantor dan lainnya dan yang paling banyak menyukai adalah kaum muda, wanita dan anak-anak. Untuk produk keramik ( tile) dan piring, kebanyakan untuk hiasan rumah, hadiah, promosi, kenang-kenangan perkawinan, ulang tahun dsb.
Banyak yang sudah bisa dan banyak yang sudah usaha produk sejenis, tetapi yang paling penting adalah Design, pelayanan dan promosi.Perbanyak teman, promosikan melalui jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Kaskus dll pasti usaha anda akan sukses.Dan yang tidak kalah pentingnya adalah selalu ingat bahwa customer melihat kejujuran dan kwalitas produk anda!!
Nah sekarang bagaimana cara memanfaatkan Simple Swing Heat Press agar bisa digunakan untuk kaos, keramik dan piring.

Simple Swing Heat Press untuk kaos/T-shirt
Kegunaan utama memang untuk kaos/Tshirt.  Sampai sekarang, sejujurnya saya belum mengerti betul jenis kain untuk T-shirt. Sehingga saya tanya kanan-kiri untuk mengetahuinya sekalian membelinya dan mencoba untuk dicetak. Sebatas yang saya tahu dan sudah saya coba adalah jenis kain TC, ini bagus untuk dicetak langsung dengan tinta dan kertas sublime. Jenis kain PE belum saya coba, katanya lebih bagus untuk dicetak dengan kertas sublime. Jenis kertas bisa menggunakan kertas sublime, inkjet paper. Sedang kain jenis katun, tidak bagus untuk cetak langsung dengan kertas sublime maupun kertas inkjet, gambarnya pudar dan tidak tahan lama. Untuk kain katun harus menggunakan Transfer paper tetapi kekuatan transfer paper tidak tahan lama bila tidak dirawat dengan baik, tidak boleh disetrika pada bagian gambarnya.
Cara kerjanya, gambar dicetak pada kertas inkjet atau kertas sublime, ukuran gambar adalah 20,5x29 cm.  Gambar terbalik atau mirror.  Keringkan sebentar, tempel diatas Tshirt, setelah sebelumnya letak T-shirt diatur di alat press. Geser bagian atas press agar leluasa mengatur letak T-shirt maupun gambar agar tepat ditengah dan tidak miring.

Atur posisi kaos tepat ditengah, tempelkan kertas sublime, kertas inkjet, yang sudah dicetak dengan tinta sublime menghadap kepermukaan kaos, atur posisi sesuai kehendak anda.

Press dengan tekanan yang cukup. Atur suhu pertama 280 derajat, suhu kedua/atas 310 derajat, waktu/timer 60. Tekan/ press kaos, biarkan suhu naik sendiri dan setelah mencapai suhu 310, timer bergerak dari 60 menurun sampai 0, dan timer berbunyi. Angkat/buka press. Tshirt bisa langsung diambil.


Simple Swing Heat Press untuk keramik
Yang dimaksud keramik adalah keramik lantai atau dinding. keramik lantai atau dinding banyak ditoko keramik atau bangunan. Keramik ini sebelum dicetak harus dicoating dulu, seperti coating pada mug. Cuman meng coating keramik lebih sulit dibanding coating mug. Bila coating mug bisa dicelup aja, pada keramik hasil yang baik di semprot/spray dengan compressor, dan tempatnya tidak boleh banyak angin dari luar yang mungkin membawa debu yang membuat permukaan kasar.

Tempelkan kertas sublime, inkjet paper yang sudah di cetak dengan tinta sublime gambar menghadap ke atas, menempel pada permukaan keramik yang dibalik. Dibawahnya diletakkan bahan yang lunak, tahan panas, dan tahan tekanan ( perhatikan gambar bahan yang berwarna putih, seperti kapas ). Letakkan diatas keramik kain tahan panas yang akan melindungi bagian atas press agar tidak rusak, lecet dsb.

Setelah dipress, dan dipanasi dengan Setting Panas I = 360 C. Panas II= 380C, Timer 280. Press diangkat, keramiknya dibalik, gambar dikertas sudah pindah ke keramik.


Perhatikan hasilnya bila menggunakan penyanggah/dasaran yang sempurna, juga menghasilkan karya yang sempurna. Selama ini mungkin bagi anda yang sudah pernah mencetak keramik, dengan dasaran asli yang berupa karet, bagian tepinya buram, putih tidak bisa sampai pada bagian lekukan tepi keramik, tidak akan menghasilkan gambar seperti diatas.

Simple Swing Heat Press untuk piring hias


Tempelkan kertas sublime, inkjet paper yang sudah di cetak dengan tinta sublime gambar menghadap ke permukaan piring dengan selotip plastik tipis.



Siapkan penyangga/bahan penekan yang lunak tapi bisa menahan tekanan alat press, serta tahan panas ( lihat pada foto diatas yang seperti kapas putih) . Fungsinya agar penyanggah tersebut bisa mengikuti bentuk permukaan piring dan tentunya yang bisa menahan tekanan, sehingga bila ditekan dengan kuat, piring tidak menempel pada dasar alat press.


Telungkupkan piring menghadap kebawah, diatasnya diletakkan kain yang tahan panas, agar bagian atas press tidak rusak, lecet dsb. Atur ketinggian press agar bila ditekan cukup kuat tidak longgar atau tidak terlalu keras, ( piring bisa pecah).
Setting panas seperti setting untuk keramik. Panas I = 360 C. Panas II= 380C, Timer 280.